Friday, May 9, 2014

Nail Art Tutorial: How I Use My Own Custom Water Slide Decals (IN)

Halo, Girls! Kamu pernah memakai nail decals? Semacam sticker kuku yang lepas dengan air? Hmm.. saya sendiri senang mendesain stiker kuku saya sendiri. Dan sering ditanya, "Bagaimana sih cara pasangnya? Ribet, gak?" 

Sejujurnya, gak ribet kok. Hanya perlu sedikit latihan sebentar, dan siapkan alat-alat serta bahan yang diperlukan sebelum memulai.

Sama halnya dengan nail art lain, terkadang kita masing-masing punya metode sendiri. Jadi, kalau cara saya ini kurang cocok dengan kamu, jangan khawatir. Bebas kok, yang penting sudah paham prinsip dasar pemasangan decals pada kuku :)

Nah, ini adalah alat-alat yang biasa saya pakai untuk memasang decal:


  1. Semangkuk kecil air hangat
  2. top coat
  3. base coat
  4. gunting
  5. tweezers (optional, saya lebih sering menggunakan tangan saja)
  6. nail file (pengikir kuku)
  7. Tisu atau kain (dan decal saya tentunya)
Kalau ini pertama kalinya kamu memakai decal, coba kerjakan kuku per kuku dahulu. Satu kuku selesai sampai top coat, baru lanjut ke kuku berikutnya.

Nah, mari kita mulai!


  1. Lapisi decal persis sebelum digunakan dengan base coat atau kutek bening (Jangan TOP COAT yaaa, formula kimia dan fungsinya beda dengan base coat). Karena jika disimpan lama, lapisan coating cenderung menjadi kaku dan tidak enak untuk dipakai. Oleskan tipis-tipis base coat jangan terlalu ditekan supaya gambar tidak "smudge", tunggu kira-kira 10 menit sampai base coat kering. Ini akan membuat decal dapat di "stretch" tanpa menjadi sobek dan lentur.
  2. Pilih decal yang lebarnya paling pas dengan kuku kamu, gunting persis mengikuti bentuk kutikelnya (karena decal ini buatan saya sendiri jadi agak berbeda dgn yang dijual di toko-toko umumnya).
  3. PENTING: Cuci tangan dan kuku sebelum memulai, sterilkan dengan aseton atau alkohol lalu gunakan base coat bermutu. Ini sangat penting, karena saya sempat membaca bagaimana seorang gadis terpaksa kehilangan jarinya karena menggunakan produk kuku pada kuku yang tidak bersih. BASE COAT ITU WAJIB HUKUMNYA.
  4. Rendam decal yang sudah digunting dalam air hangat selama 5 - 10 detik. Jangan rendam semuanya satu set sekaligus ya.. Nanti malah mengering dan sulit untuk digunakan lagi. Rendam satu-satu untuk setiap kuku.
  5. Coba lepaskan (slide) decal di telapak tangan. Kalau mudah lepas dari kertas di belakangnya, artinya decal sudah siap ditempel. Jika masih lengket, basahi decal terus sampai kertas di belakangnya mudah lepas.
  6. Letakkan decal di kuku, bisa diatur-atur posisinya selama masih basah. Kalau sudah pas letaknya, pakai tisu atau kain untuk menyerap sisa air berlebih sambil di-"urut" jika ada kerutan atau gelembung supaya permukaan decal halus menempel sempurna di kuku.
  7. Kikir sisa decal berlebih dengan pengikir kuku.
  8. Lepaskan sisa decal yang sudah dikikir.
  9. Tekan pinggir-pinggir kuku dengan jari atau sesuatu yang cukup lembut (spt pada gambar) untuk memastikan tidak ada gelembung atau kerutan lagi. Karena decal ini bahannya cukup lentur, jadi bisa di"urut" lembut supaya permukaan kuku halus dan tdk berkerut.
  10. Jika sudah halus, oleskan top coat. Boleh diulang setelah lapisan pertama kering.
  11. Et Voila! Kamu siap memamerkan nail art barumu!

Sedikit pengingat penting:
  • Selalu bersihkan kuku dan pakai base coat sebelum memakai kutek atau ber-nail art-ria!
  • Langsung hentikan penggunaan jika muncul tanda-tanda alergi atau iritasi - hal ini berlaku untuk semua jenis kosmetik di kulit dan kuku.
  • Saya sangat menyukai nail art. Tapi saya juga ingin kuku saya tetap sehat. Jadi saya tidak pernah memakai kutek / nail art lebih dari 5 hari. Biasanya, saya menghapus kutek setelah 3 hari. Lalu saya rajin merawat kuku selama minimal selama 2 hari sebelum memakai kutek / decal / nail art baru. Supaya kuku bisa "rehat"

Well, there you go.. Kira-kira beginilah cara saya memakai decal hasil desain saya sendiri. Kadang-kadang saya juga mendesainnya untuk teman-teman saya.

Semoga tutorial ini membantu yaaa!
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...